
Salah satu perangkat penting yang harus kita bawa bila
berkegiatan di alam bebas adalah tempat berteduh yang cukup nyaman untuk
melindungi badan dan barang kita dari air. Sekarang ada banyak jenis tenda
dijual maupun disewa tendanya di pasaran yang bisa di bawa untuk menyamankan perjalanan
kita.
Semenjak tenda pertama dikenalkan pada dekade tahun 1970 -
an, hampir semua tenda menggunakan desain tenda kubah ( A - frame ) dengan satu
frame kaku di tengah tenda. Tetapi, sekarang kita akan sangat sulit menemukan
tenda dengan jenis seperti tersebut di toko - toko peralatan alam bebas.
Karena semenjak ditemukannya frame lentur yang bisa di
bengkokkan maka desain tenda juga berubah sesuai tuntutan zaman. Frame bersifat
fleksibel membuat ruang yang tercipta di dalam tenda menjadi lebih luas, ada
ruang beranda dan pintu masuk ke ruang utama yang cukup lebar dengan total
berat yang lebih ringan.
Akan tetapi, dalam memilih tenda kita harus dihadapkan pada
dua pertanyaan dasar: pada kondisi sesering apa tenda yang kita bawa akan kita
gunakan dan berapa orang yang akan tidur di dalamnya.
Tidak mengejutkan bila ternyata tenda yang paling populer
digunakan adalah tenda berkapasitas dua orang. Dengan desain yang lebih mungil
dan dimensi yang lebih ringkas, tenda jenis ini juga sangat efisien dalam luas
yang di perlukan juga ringan dibawa.
Tetapi, kadangkala kita menemukan tenda kapasitas dua orang
ini bisa dimasuki lebih dari tiga orang maksimal empat orang. Jadi, jika kita
merencanakan hidup di alam bebas lebih dari satu minggu kita harus mempertimbangkan
kapasitas tenda lebih dari standar yang ada pada tenda.
Jujurlah pada diri Anda sendiri. Apabila Anda hanya ingin
pergi berkemah ke gunung dengan keadaan suhu yang tidak terlalu ekstrem maka
tidak perlulah membawa tenda yang di desain khusus untuk pergi ekspedisi ke K-
2, karena selain mahal harganya juga desainnya terlalu berlebihan. Dan hal lain
yang perlu dipikirkan juga, akan terasa lebih nyaman bila tenda yang kita bawa
memiliki ruangan serambi di depan ruang utama yang dapat digunakan untuk
berbagai keperluan.
Bentuk tenda
Ada bermacam - macam bentuk tenda yang sekarang di jual
bebas. Bentuk tenda yang berbagai macam tersebut ternyata juga memiliki
penempatan yang berbeda pula. Bentuk tenda dome yang seperti bola terpotong
setengah dan tenda berjenis tunnel ( terowongan ) bisa dibawa untuk kondisi
berkemah sepanjang tahun di pegunungan-pegunungan tropis seperti di Indonesia.
Sedangkan tenda dengan bentuk geodesic lebih diperuntukan
untuk gunung - gunung salju dan ekspedisi - ekspedisi besar di Himalaya. Tenda
jenis kubah ( A - Frame ) lebih baik dipergunakan untuk kondisi anggota tim
berjumlah banyak. Jadi kembali ke pertanyaan pertama di atas kondisi seperti
apa yang akan Anda hadapi di lapangan sangat berpengaruh pada jenis tenda yang
akan Anda bawa.
Frame tenda merupakan salah satu bagian penting yang harus
diperhatikan juga. Material yang digunakan sebagai bahan dasar frame tenda
tergantung dari kondisi bagaimana yang akan dihadapi di lapangan. Frame dari
bahan fibreglass berharga lebih murah tetapi cenderung merusak kain tenda dan
mudah goyah bila terkena angin keras, juga mudah pecah.
Tenda yang menggunakan frame jenis fibreglass ini sering
kita temukan di tenda - tenda jenis dome dan tunnel yang diperuntukkan di
gunung - gunung tropis. Frame aluminium mungkin merupakan alternatif yang lebih
baik, karena berbahan dasar yang lebih awet dan lebih kuat dalam menghadapi
cuaca buruk.
Bermalam di bawah nylon
Sebagian tenda yang diproduksi saat ini kebanyakan berbahan
dasar nylon. Bahan dasar nylon yang ringan juga cepat kering serta lebih tahan
lama dibandingkan bahan katun. Tetapi, kelemahannya bahan nylon sangat mudah
rusak bila sering terkena sinar ultra violet dari Matahari.
Sehingga banyak perusahaan industri ini yang berpikiran
untuk melapis bahan tersebut dengan bahan lain untuk meminimalkan efek merusak
dari sinar Matahari, tapi kenyataan yang ada di puncak gunung dengan sinar
matahari yang langsung mengenai tenda tidak juga membuat bahan nylon yang di
dobel lebih tahan. Jadi lebih baik gunakan bahan pelapis yang murah tetapi
tebal saja untuk melindungi tenda Anda dari sinar Matahari.
Tenda - tenda sekarang juga banyak yang dipadukan dengan
katun di bagian dalamnya. Karena bahan katun dapat mengeluarkan uap panas tubuh
dari dalam tenda ketimbang seluruh tenda yang berbahan dasar nylon. Jadi, bila
bahan tenda Anda secara keseluruhan berbahan dasar nylon pastikan tenda
tersebut memiliki sistem ventilasi yang baik, sebelum Anda merasa sangat gerah
di dalamnya sepanjang malam.
Salah satu cara mudah untuk menjaga sistem ventilasi di
tenda Anda adalah membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik bila tenda Anda
memiliki pintu di kedua sisinya yang diperuntukkan keluar dan masuknya udara.
Membuka pintu tenda bisa jadi merupakan ide yang buruk bila ada binatang masuk
ke dalam tenda.
Tetapi, ini bisa diantisipasi bila pintu tenda anda memiliki
pintu berbahan kelambu yang juga dapat di tutup mengikuti jahitan pintu tenda.
Dan bahan kelambu ini harus dijahit pada bagian luar pintu tenda sehingga bila
kita ingin membuka pintu tenda dari dalam tidak perlu dua kali bekerja.
Lapisan dasar tenda haruslah dijahit menyambung dengan
bagian badan tenda. Ini untuk menghindarkan penghuni tenda mengalami basah pada
waktu malam karena embun atau air. Banyak perusahaan kini menambal jahitan pada
tenda dengan menggunakan tempelan seperti isolasi ( tape ) untuk mencegah air
masuk melalui lubang jahitan.
Beberapa tenda tidak dilengkapi dengan tempelan tersebut,
sehingga anda perlu untuk menempelkannya sendiri. Alas tenda dapat di buat dari
bahan dasar nylon tebal seperti bahan neophrene dengan maksud untuk membuat
tidur Anda senyaman mungkin. Tetapi, lebih baik belilah tenda dengan alas nylon
tebal dan kemudian tambahkan bagian dasar tenda dengan plastik atau bagor untuk
menjaga alas tenda dari guratan dan cabikan karena batu pepohonan kecil. Juga
jangan lupa gunakan alas tidur seperti matras yang mudah dibawa agar istirahat
kita lebih terasa nyaman.
Bagian serambi tenda
Tenda yang baik haruslah juga yang memiliki serambi di
bagian depannya. Ada beberapa tenda yang memiliki bagian serambi yang
sedemikian besarnya hingga bisa digunakan sebagai tempat untuk tidur tambahan.
Tenda yang memiliki dua pintu salah satunya pasti memiliki serambi yang bisa
digunakan sebagai tempat barang atau tempat untuk memasak.
Jika Anda memilih untuk memasak di dalam serambi tenda
karena cuaca yang sangat buruk ingatlah bahwa bahan dasar tenda adalah barang
yang sangat mudah terbakar dalam beberapa detik saja. Jadi pastikan kompor yang
anda gunakan tidak kontak langsung dengan bagian tenda, juga pastikan pintu
terbuka ketika anda memasak di dalam tenda karena gas yang keluar dari kompor
dapat langsung musnah karena terkena angin.
Bagian dari tenda haruslah juga terpisah antara lapisan luar
dan dalamnya. Lebih baik bagian dalam tenda bukanlah lapisan bahan yang
berbahan dasar nylon. Sebab, nylon cenderung menahan panas dan panas yang
tertahan di dalam tenda akan melembabkan bagian dalam tenda. Perhatikan juga
jarak yang ada di lapisan luar dan dalam tenda. Semakin jauh jarak antara
lapisan luar dan dalam semakin baik, karena banyak kejadian lapisan luar yang
terlalu menempel pada lapisan dalam tenda dapat membuat air masuk ke dalam
tenda bila keadaan hari hujan deras.
Satu bagian lagi dari tenda yang tak bisa dilupakan adalah
pasak. Ada berbagai macam pasak, berbeda-beda mulai dari bentuk, ukuran dan
berat. Kecuali Anda berkemah dengan menggunakan mobil (car camping), masalah
berat karena membawa pasak dari besi tidak akan menjadi masalah.
Pasak yang terbuat dari alumunium adalah pilihan yang baik
untuk para penggiat kegiatan alam bebas. Tapi kelemahannya pasak jenis ini
mudah bengkok apalagi di keadaan tanah yang keras. Beberapa orang yang terbiasa
berkemah menemukan bahwa pasak yang terdiri dari campuran bahan alumunium dan
plastik ternyata lebih baik, karena karakter sifatnya yang mengikuti berbagai
tekstur tanah.
Dan tentu saja, bila kita menemukan kondisi tanah seperti
pasir pasak seperti ini tidak mungkin akan dapat digunakan. Di situasi seperti
ini tempatkan seluruh kantung kosong yang kita punya dengan tanah / pasir,
kemudian ikat di bagian sudut tempat pasak dan pendam kantung tersebut dalam
tanah. Dengan begitu terasa lebih efektif, dan berdaya guna daripada memaksakan
pasak masuk ke dalam pasir / tanah lunak.
Dan jangan lupa selalu mencuci tenda tiap selesai digunakan.
Jangan gunakan deterjen, tetapi cukup rendam saja tenda di dalam tong besar
yang berisi air. Kalau bisa jangan disikat terlalu keras karena akan merusak
lapisan anti - air tenda. Jemur di tempat yang sejuk dan tidak terkena langsung
sinar Matahari dan apabila tenda sudah kering lipat kembali seperti semula.
Tempat berlindung yang baik saat berada di alam bebas adalah
perangkat yang sangat penting. Karena saat berlindung itulah saat kita
beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh kembali ke keadaan segar. Jangan
sampai karena tenda yang kita bawa tidak nyaman dan malah membuat celaka diri
kita sendiri.
Jika Anda membutuhkan sewa tenda murah, silahkan hubungi kami sebagai jasa penyedia sewa tenda Jakarta
No comments:
Post a Comment